Kategori
Brand Ambassador

Cara Mengiklankan Bisnis Kuliner

Kuliner saat ini tengah menjadi primadona di Indonesia, khususnya bisnis makanan online. Tercatat, ada sekitar 68% industry yang bergerak di bidang kuliner.

Dari angka tersebut, bisnis kuliner tidak bisa dipandang sebelah mata, terlebih dalam hal pemasaran dan promosinya.

Apalagi saat ini internet sudah cukup merata di Indonesia. Jika kita gabungkan, kombinasi antara bisnis kuliner dengan internet akan sangat menguntungkan bagi para pelaku bisnis kuliner.

Cara Mengiklankan Bisnis Kuliner Online

Berikut ini ada beberapa cara mempromosikan bisnis kuliner secara online. Dengan cara-cara ini, kalian pasti akan lebih mudah mendapatkan pembeli.

1.Mengundang Influencer

Saat ini, influencer marketing membawa dampak yang efektif terhadap penjualan. Seringkali kita jumpai seorang selebritis, Youtuber, atau Selebgram makan di suatu rumah makan.

Tak lama kemudian, restoran tersebut mengalami lonjakan kunjungan yang cuup signifikan sekaligus viral.

Kalian bisa mempromosikan bisnis kuliner lokal kalian secara online dengan mengundang para influencer yang sering membuat konten kuliner.

Ajak mereka untuk merekomendasikan restoran kalian. Untuk menghubungi mereka juga tak sulit, biasanya mereka akan mencantumkan kontak pada Instagram atau profil mereka.

2.Gunakan Google My Business

Google My Business merupakan sebuah layanan dari Google yang akan menampilkan profle bisnis kuliner kalian di Google Search dan juga Google Maps.

Pada Google My Business ini, kalian bisa menampilkan banyak hal, mulai dari nama bisnis kuliner kalian, foto makanan, alamat, rating, review pelanggan, nomor telepon, hingga jam operasional.

Dengan ini, kalian bisa mempromosikan bisnis kuliner kalian sekaligus mendatangkan pengunjung. Karena, cara kerjanya adalah dengan menampilkan profile bisnis yang relevan dan terdekat berdasarkan kata kunci dan lokasi pencari informasi.

Selain itu, Google My Business juga tidak memungut biaya apapun alias gratis dan memiliki banyak manfaat bagi bisnis kalian.

3.Manfaatkan Review dari Google Local Guide

Google Local Guide merupakan orang-orang yang bekerja sama dengan Google untuk melakukan review secara sukarela terhadap tempat-tempat yang mereka kunjungi, termasuk di bidang kuliner.

Review dari mereka bisa kalian manfaatkan untuk mempromosikan bisnis kuliner kalian. Karena, apa yang mereka tulis pada review tersebut adalah pure apa yang mereka rasakan.

Jika review dari mereka bagus dan mereka merekomendasikan bisnis kuliner kalian, maka kalian tak perlu repot-repot membangun reputasi dan social proof.

Untuk bisa memanfaatkan review dari mereka, kalian perlu membuat akun di Google My Business terlebih dahulu.

Setelah disetujui, jangan lupa menempelkan stiker Google Review dan mengajak setiap pelanggan menuliskan review di akun Google My Business kalian.

4.Bergabung dengan Layanan Lokal Direktori

Pada prinsipnya ini seperti Google Local Guide yang merupakan sama-sama review. Bedanya adalah layanan lokal direktori ini yang mereview atas nama sebuah perusahaan, bukan individu.

Dalam layanan ini, terdapat berbagai macam jenis usaha. Mulai dari otomotif sampai bisnis kuliner. Jadi ini semacam marketplace yang hanya berisi informasi tentang bisnis yang beroperasi di kota tertentu.

5.Gunakan Facebook Ads

Dengan Facebook Ads, kalian bisa menargetkan orang-orang di sekita lokasi bisnis kuliner kalian. Facebook Ads mampu menampilkan iklan kalian dengan kriteria radius tertentu.

Selain itu, ada beberapa objektif yang bisa kalian pilih, seperti membangun awareness orang-orang di sekitar lokasi bisnis kalian sampai menunjukkan jalan ke lokasi kalian.

Itulah beberapa cara untuk mempromosikan serta mengiklankan bisnis kuliner kalian secara online. Sudah pernah coba?

Kategori
Brand Ambassador

Tips Memilih Endorser Iklan Untuk Bisnis Anda

Akhir-akhir ini, media Instagram semakin popular digunakan sebagai media promosi untuk berbagai jenis bisnis, mulai dari fashion, kosmetik, jasa fotografi, kuliner kelas berat hingga makanan ringan.

Promosi tersebut tidak hanya menampilkan produknya di akun Instagram miliknya sendiri namun juga menggunakan jasa endorser yang memiliki banyak follower untuk mempromosikan bisnisnya di akun Instagram endorser.

Tips Memilih Endorser Yang Tepat

Tariff endorse sendiri bervariasi mulai dari yang free, mungkin karena masih coba-coba bisnis endorse, sampai yang bernilai jutaan rupiah.

Semakin banyak follower nya, maka semakin terkenal orang tersebut, tapi, semakin mahal juga tarifnya. Apalagi ia merupakan seorang artis, pasti semakin mahal.

Namun, apakah kalian yakin bahwa jumlah follower menjamin endorsement bisnis kalian berhasil? Lalu, bagaimana cara memilih endorser yang tepat?

1.Lihat Track Record nya

Coba lihat di timeline dia, apakah dia pernah melakukan endorse untuk sebuah bisnis atau produk juga ?

  • Jika pernah ada, apakah hasilnya memuaskan?
  • Apakah dia pernah endorse produk atau bisnis yang sejenis dengan kita? Bagaimana hasilnya? Bisa jadi untuk produk jenis X dia bagus, tapi belum tentu bagus untuk produk jenis Y.
  • Jika dia belum pernah memberikan jasa endorse sama sekali, coba perhatikan poin-poin saya selanjutnya.

2.Apakah endorser punya interaksi yang baik dengan follower-nya?

Biasanya kalau endorser jarang ngobrol dengan follower-nya, hasilnya kurang memuaskan juga. Tapi tidak selalu juga, karena masih ada poin penting lainnya di bawah.

Jika sang endorser biasa interaksi dengan follower-nya, biasanya follower-nya lebih sering komentar dan sebagainya. Mengapa nilainya bisa lebih tinggi ?

  • Karena interakasi dia bagus dengan follower-nya
  • Dia menggunakan copywriting atau caption yang menarik.
  • Di semua posting dia, dia selalu memberikan caption yang agak panjang seperti orang bercerita. Dan ini cukup menarik.
  • Di akhir caption dia selalu memberi “Call To Action” (CTA) yang mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu.

3.Apakah dia mempunyai hobi yang serupa dengan bisnis Anda?

Misalnya makanan, jika ia memiliki hobi wisata kuliner, dan sering endorse makanan, dia bisa dijadikan sebagai pilihan yang tepat.

Karena pengguna Instagram akan mencari referensi mengenai makanan ke dia. Daripada mengendorse artis yang jarang wisata kuliner, apalagi kurang punya interaksi dengan followernya.

Atau yang biasa hobi olahraga dan punya tubuh atletis yang sering juga posting suplemen atau alat olahraga. Dia akan menjadi referensi yang bagus bagi mereka yang ingin olahraga atau mempunyai tubuh yang sehat.

Ketika mereka melakukan endorse sebuah produk atau bisnis maka akan tampak sangat alami, karena mereka memang memiliki hobi dalam hal tersebut.

4.Endorser yang bertolak belakang dengan produk bisnis kita bisa menjadi alternatif.

Hal ini akan sering kita jumpai ketika Pilpres atau Pilkada berlangsung. Ketika seseorang public figure yang tidak pernah terlibat dalam dunia politik, tiba-tiba “endorse” (bisa jadi dia melakukan dengan sukarela) ke sebuah pilihan, tentu ini akan sangat mengundang reaksi penikmat Instagram dia.

Atau misalnya, seorang komedian endorse obat jerawat. Atau, maaf, seseorang yang wajahnya kurang elok bisa jadi endorser yang bagus untuk fashion.

Karena fokus pembaca bukan pada orangnya tapi pada produknya  Dan faktor “keterkejutan” itu akan menarik perhatian.

Coba cek Instagram para artis yang cantik atau tampan, biasanya fokus para pembaca adalah pada oraangnya bukan produknya.

Itulah beberapa tips untuk memilih endorser iklan untuk bisnis kalian. Semoga artikel ini bermanfaat.